Kenapa Kita Harus Berubah?

Hello September!

Memasuki minggu kedua di bulan September, gak kerasa ya kita sudah lebih dari setengah jalan ada di tahun ini. Itu artinya kurang lebih ada empat bulan lagi menuju tahun baru. Yeay!

Hiya hiya hiya, udah bahas tahun baru aja nih, masih lama woy!

Yakin masih lama? Kalau menurut saya, itu sih sebentar bangettt, gak kerasa dan cepat berlalu. Tau-tau nanti udah ketemu sama Desember lagi aja. Hehe

Ngomongin soal tahun baru, apa sih hal yang biasanya kamu lakukan di akhir tahun? Bakar-bakar? Jalan sama doi? atau menyendiri?. Ah itu sih udah biasa, tau gak sih ada hal yang harus kamu perhatikan juga, hal yang gak kalah penting yang perlu kamu coba dari sekarang. 

Apa tuh? dia adalah evaluasi diri
Sebenernya gak harus di akhir tahun sih, tapi biasanya kita akan menyadari berharga nya waktu yang terlewat kalau sudah sampai di akhirnya. Miris ya? tapi begitu lah kebanyakan manusia. Coba deh mulai dari sekarang evaluasi tentang seberapa banyak pencapaian yang sudah kamu dapatkan atau apakah kamu sudah menjadi pribadi yang lebih baik sejauh ini?

Kalau rasa-rasanya masih jauh, mungkin sudah saatnya kamu berubah. Sebenarnya perubahan adalah suatu konsekuensi dalam kehidupan, semua yang ada di dunia ini akan berubah walaupun tidak direncanakan. Tapi tahu gak sih, perubahan yang paling baik adalah ketika kita sendiri yang menginginkannya tanpa paksaan, tanpa menginginkan apresiasi dari orang lain.

Manusia kerap kali menyesali masa lalu dan cemas akan masa depan tapi tak memanfaatkan masa sekarang makanya harus ada yang namanya perubahan. Perubahan harus kita lakukan dengan sebaik-baiknya agar kita sampai di satu fase yang lebih baik juga. Tapi sebelum melakukan perubahan kita harus mengetahui dulu nih alasannya, karena manusia selalu butuh motivasi yang kuat untuk melakukan sesuatu. Yuk kita bahas, hal yang mungkin bisa kamu jadikan alasan kuat untuk melakukan perubahan sekarang juga.


Mengapa harus berubah?


  1. Memiliki masa depan / kehidupan yang lebih baik.

Kualitas kehidupan kita gak akan jadi lebih baik kalau kita tidak berusaha mengubah diri kita untuk jadi lebih baik juga. Kalau dalam Islam “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum hingga mereka mengubah diri mereka sendiri,” (QS. Ar-Ra'd:11). Berarti jelas sekali, kita melakukan perubahan agar kehidupan kita gak gini-gini aja.
  
 2. Menghindari kegagalan yang sama

Pernah kah kamu mendengar pepatah yang mengatakan “Hanya keledai yang jatuh ke lubang yang sama dua kali.” Nah pepatah ini adalah suatu ungkapan kebodohan seseorang yang tidak mau mengambil hikmah dari sebuah kesalahan. Kalau kata Albert Einstein sih "Hanya orang gila yang ingin hasil berbeda tapi terus menerus melakukan usaha yang sama". Perubahan adalah suatu cara untuk menghindari kesalahan dan kegagalan yang sama berulang-ulang, jadi kalau kamu menginginkan keberhasilan kamu juga harus punya keberanian untuk berubah.

 3.  Kita tidak akan berjalan kalau netral

Mobil tidak akan berjalan kalau dia memilih untuk bersikap netral, kita tidak akan berjalan kalau kita merasa sudah cukup mengikuti arus kehidupan yang ada. Netral itu kan diam, gak memilih kesini dan gak memilih ke sana. Kalau dalam kehidupan netral itu ya "Jalani aja" apa yang ada. Tau gak sih "Jalani aja" adalah ungkapan yang justru menghambat diri kita untuk melakukan perubahan. Memang, kata "Jalani aja" ini tidak sepenuhnya salah tetapi juga tidak bisa di jadikan pembenaran untuk terus-terusan ada di tahap yang sama. Harus ada sebuah kekuatan dari dalam diri kita yang membuat kita berjalan, seperti pedal gas di mobil yang ketika berjalan akan segera sampai pada tujuannya.

 4.  Menghargai waktu yang Tuhan berikan
 
Masih di beri kesempatan hidup adalah alasan kenapa kita masih harus berbenah. Mungkin ada hal yang terlewat dari perhatian kita. Bisa jadi ibadah kita yang belum maksimal, komunikasi kita dengan keluarga yang tidak intens, hubungan kita dengan sahabat, rekan kerja atau bahkan tetangga yang belum baik, serta bagaimana cara kita memperlakukan diri sendiri. Perubahan adalah cara agar kita bisa menghargai waktu yang sudah Tuhan berikan dengan mencari sedikit demi sedikit hal yang bisa kita perbaiki tentu saja.

 5.  Hidup adalah pilihan
 
Di hidupkan adalah takdir dari Allah yang menciptakan, tetapi hidup adalah pilihan. Sudahkah kamu hidup hari ini atau kamu cuma pura-pura hidup aja? Eh gimana gimana.. wkwk

Orang yang hidup adalah mereka yang tidak jauh dari kata perubahan. Orang yang hidup adalah mereka yang senantiasa menjadikan perubahan sebagai bagian dalam menjalani kehidupan nya. Pilihan kita sekarang akan mempengaruhi hal yang akan terjadi di masa yang akan datang, karena hidup adalah pilihan. Ketika kamu memilih untuk diam tanpa perubahan masa depan mu bisa jadi tidak sebaik jika kamu memilih untuk mulai bergerak dan berjalan dari sekarang. Hukum sebab-akibat itu benar-benar berlaku, kita hari ini adalah hasil dari pilihan kita di masa lalu dan kita di masa depan adalah hasil dari pilihan kita saat ini.

Pernah gak sih kamu ngerasain ketika sudah sampai di suatu tahap, lalu menyesali keputusan yang kamu pilih di belakang? Misalnya, ketika sakit kamu menyesali keputusanmu yang tidak menjaga pola tidur, pola makan dan kebersihan?

Kalau pernah, sudah saatnya kamu melakukan perubahan. Mungkin olahraga setiap pagi itu membosankan, tapi memilih untuk melakukannya adalah hal yang tidak akan kamu sesali, bukankah ini suatu keberhasilan?

Jadi hidup adalah pilihan, maka pilihlah pilihan yang tidak akan kamu sesali nantinya, dengan melakukan perubahan ke arah yang lebih baik mulai dari sekarang.

 6.  Menghargai diri sendiri

Perubahan juga suatu bentuk penghargaan kepada diri sendiri loh, dengan melakukan perubahan artinya kita menjadikan diri kita hidup dalam kebaikan demi kebaikan. Kita menghargai keberadaan kita, kita ingin memaksimalkan apa yang ada di dalam diri kita.

 7. Waktu berjalan tidak menunggu kita

Awal 2020 saya sempat menulis, tahun ini harus ada beberapa pencapaian sebagai hasil dari proses yang panjang. Tapi ternyata prosesnya tidak sepanjang itu, waktu berjalan tidak menunggu saya siap untuk melakukannya, waktu berjalan tidak peduli apakah saya sudah mau untuk berubah atau belum. Dia tetap hendak berjalan, gak peduli dan bodoamat sama saya. Ya begitu lah waktu, 2020 hampir habis tapi apakah 4 bulan terakhir ini akan kita sia-sia kan seperti bulan-bulan sebelumnya?

Karena waktu tidak akan berhenti hanya untuk menunggu kita berubah, maka kita lah yang harus menghargai keberadaannya. Melakukan perubahan sebelum dia berlalu.

Nah itu dia beberapa alasan tentang kenapa sih kita harus berubah?

Jadi untukmu yang masih tetap diam dalam nyaman yang tidak memberikan kebermanfaatan, lakukan lah perubahan saat ini juga. Buat list tentang apa aja sih yang mau kamu lakukan? apa aja sih yang mau kamu ubah? apa aja yang mau kamu perbaiki?

Eits bukan cuma itu, buat juga list tentang apa aja sih hal yang harus kamu tinggalkan? kebiasaan buruk atau mungkin kenangan bareng mantan? hehe

Pokoknya semangat melakukan perubahan, semangat menjadi lebih baik, semoga evaluasi kita di akhir tahun ini membuahkan hasil yang tidak akan kita sesali!

Kasih love biar baper ❤

Komentar

  1. Tulisannya mengingatkan saya tentang revolusi tahunan yang selalu ditulis tapi jarang di evaluasi. Hehe. Makasih remindernya.

    BalasHapus
  2. Yah... berhasil banget bikin baper huft (auto pengen pingsan wkwkwk).

    Di bagian awal udah jatuh hati aja ni dengan pernyataan kalo "menulis bukan pekerjaan tangan tapi pekerjaan hati" #quotesoftheday

    Semangat juga ya buat pemilik tulisan yang bawa-bawa si mantan (eh).

    BalasHapus
  3. Tahun ini emang terasa lumayan berat ya kak, tapi gak kerasa tiba-tiba udah mau tahun baru aja, hihihi. Terimakasih sudah saling mengingatkan kak, karena saya pribadi terkadang lupa untuk mengapresiasi diri saya sendiri

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Depresi

Memandang Langit

Untukmu, Dari aku