Depresi


Secangkir teh yang tak lagi di buat
Dan semut yang kehilangan harapan
Kamar yang terus-terusan gelap
Dan hati yang penuh dengan kekosongan

Fokus yang hilang
Perasaan yang tak lagi sehat
Kaca yang berdebu
Dan pantulan nya yang rancu

Suara nyanyian tak lagi indah
Makna dan tujuan jadi gusar
Di usir dari sepetak kamar
Yang di penuhi dengan pikiran kacau

Pulang, kata hati
Bertahan, kata akal
Kau belum siap mati, kan?
Belum, jangan dulu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memandang Langit

Untukmu, Dari aku