UTCDA 3 - Berdoa Kepada Allah
Ujian sering kali membuat kita merasa lemah dan tidak berdaya. Tapi ketahuilah bahwa ada satu kekuatan yang tidak akan lepas dari genggaman, ia adalah senjata bagi orang yang beriman. Dengannya kita menjadi lebih berani sekaligus tenang.
Ia adalah doa
Kenapa kita harus berdoa?
Yang pertama karena kita adalah hamba dan doa adalah fitrah kita sebagai manusia.
"Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu mengeluarkan dari sulbi (tulang belakang) anak cucu Adam keturunan mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap roh mereka (seraya berfirman), Bukankah Aku ini Tuhanmu? Mereka menjawab, Betul (Engkau Tuhan kami), kami bersaksi. (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari Kiamat kamu tidak mengatakan, Sesungguhnya ketika itu kami lengah terhadap ini," (QS. Al-A'raf :172 )
Karena sejak dalam kandungan, kita sudah bersaksi bahwa Allah adalah Tuhan kita. Dan doa adalah pembeda antara Rabb dengan hamba. Dan Allah sudah berjanji kalau setiap yang mendapat persoalan pasti akan Allah jawab. Allah akan berikan jawaban dari semua persoalan, dan salah satu jalan mendapatkan jawaban itu adalah dengan berdoa.
Yang kedua karena kita butuh dengan Allah. Kalau kita tidak mau berdoa, berarti kita tidak butuh dengan Allah, dan kita termasuk manusia yang sombong.
Yang ketiga karena Allah ingin membahagiakan kehidupan kita. Allah ingin kita bahagia, Allah ingin kita mudah dalam menjalani kehidupan. Berdoa adalah perintah Allah.
Semua orang bedoa, semua orang membutuhkan Allah. Pejabat saja, kalau ada proyek dia akan berdoa dulu. Sekelas orang yang mau jadi presiden juga begitu, kalau ada pemilu ya dia akan berdoa karena dia sadar kalau dia hanya hamba. Makanya ketika kita tidak mau berdoa, kita sedang menyulitkan kehidupan kita sendiri.
Terus, gimana sih biar doa nya cepat dikabulkan sama Allah?
Kalau mau cepat ya harus cepat juga dalam merespon panggilan Allah. Kalau kita sholat saja malas-malasan. Doa pengen cepat dikabulkan, hmm ada yang salah tidak ya?
Ketika berdoa akui benar-benar kalau kita adalah makhluk lemah, kita cuma hamba yang tidak punya kuasa. Yakin dan percaya kalau semua yang kita doakan, sepanjang itu baik untuk kehidupan kita, akan Allah kabulkan.
Dan lakukanlah amalan-amalan yang dicintai Allah. Makin dekat dengan Allah kita akan semakin bahagia, makin dekat dengan Allah, makin cepat pula doa dikabulkan. InsyaAllah.
Ada juga hal yang perlu menjadi perhatian tentang berdoa ini, ialah ketika kita berhenti berdoa karena melihat tidak juga ada doa yang terkabul.
Ada satu pelajaran yang bisa di ambil dari kisah seorang anak yang tidak berhenti meminta mainan kepada ibunya, dia mengulang-ulang permintaannya tanpa bosan dan lelah. Melihat itu sang ibu pun memberikan apa yang anaknya mau, itu semua karena rasa sayang orang tua kepada anaknya. Dan ketahuilah ada rasa sayang yang lebih besar daripada rasa sayang orang tua, ialah rasa sayang dari Rabb yang Maha me-Rahmati.
Pun ketika seorang anak meminta sesuatu kepada ibunya, dan sang ibu tahu kalau hal itu bisa membahayakan anaknya yang masih kecil, ibunya pun tidak akan memberikan apa yang anaknya minta karena belum waktunya. Maka mungkin saja doa-doa mu sedang tersimpan di sana, di berikan pada waktu yang lebih tepat, ketika kamu sudah mampu atau bisa jadi ia akan di ganti dengan yang lebih baik.
Setiap yang permohonan yang terucap kepada sang Pencipta tidak akan menjadi sia-sia, berbeda ketika kita memohon dan berharap kepada manusia.
Maka tak perlu risau akan doa-doa yang mungkin belum terlihat hasilnya. Berharap boleh tapi tak perlu mengatur-ngatur Allah untuk mengabulkan setiap pinta dengan segera. Karena sejatinya kita hanya hamba, kita di sebut hamba ketika kita bisa merendah dengan serendah-rendahnya.
Maka merendah dan berdoa lah, berdoalah bukan untuk sekedar menggapai dunia. Berdoa lah untuk di mampukan menjalankan kebaikan-kebaikan sebagai bekal menuju masa yang lebih kekal, berdoa meminta di ringankan beban agar kaki bisa mudah melangkah menapaki jejak-jejak kebahagiaan yang paling nyata. Berdoa dimudahkan urusan di dunia, agar bisa maksimal menjalani kehidupan dengan tujuan akhirat. Berdoa mendapatkan rezeki yang melimpah agar bisa banyak sedekah. Selalu kaitkan semua dengan tujuan paling besar, tentang kenapa kita diciptakanNya.
Komentar
Posting Komentar