Untukmu, Dari aku


Ada hari dimana semua terasa lebih tenang. Duduk bersua dengan mu saling menatap tak melepas pandang. 

Ada masa secangkir kopi tak lagi terasa pahit meski kita lupa menaruh gula. Sebab menyadari bahwa sekarang kamu di sampingku sudah lebih dari kata manis itu sendiri.

Ada masa ketika langit terasa lebih cerah walau mendung sedang ada tepat di atas kita. Walau hujan sudah sedikit lagi mengguyur bumi, kamu tahu?

Ada yang mungkin lebih dulu meneteskan airnya, mataku. Ada yang lebih dulu basah sebelum bumi, hatiku. Yang lebih dulu bersyukur bahkan sebelum tetesan hujan sampai pada peraduannya, aku karena kamu sudah ada.

Disini.

Aku ingin belajar memahamimu. Menyampingkan semua ego dan ingin menang sendiri dalam diri ini juga melawan rasa malas, bersabar menghadapi tingkah laku mu yang mungkin tidak aku suka.

Semua orang ada kurangnya kan?
Aku ingin menerima kamu seadanya, tanpa tapi. Bukan bukan, ini bukan cinta buta. Ada sesuatu yang ku lihat di balik semua ketidaksempurnaan itu, sesuatu yang telah lama ku cari yang bisa melengkapi diri ini.

Dalam kehidupan ini sungguh tak ada yang sempurna, kita hanya butuh belajar dan terus belajar, memahami setiap situasi baru yang mungkin tak pernah kita duga sebelumnya.

Aku ingin belajar mengerti apa yang tidak kamu suka, mungkin salah satu dari yang ada dalam diri ini. Kalau kamu tidak suka pada wajah ini aku bisa apa? Jangan tertawa karena aku tidak sedang bercanda sekarang. Tersenyum saja. Aku suka, ketika memandang mu sudah tidak jadi dosa.

Terakhir ku sampaikan selamat berusaha dan berjuang, mempersiapkan diri menjadikannya nyata, bukan semata-mata untukku tapi juga untuk dirimu. Bukankah kita harus mencintai diri sendiri dulu? aku sudah, dan nanti akan beralih mencintaimu. Sepenuhnya.

Yang semangat, katanya yang satu frekuensi itu memang akan bertemu kan? Aku percaya itu kita.

Aku tau masing-masing dari kita sedang menyimpan rindu, maka semoga kita lekas bertemu.

Dari aku,

lovenuy

Komentar

  1. Syukaaaaa puisiiinyaaaa.... Aku belum pernah bikin sepanjang ini...
    Karena kalo aku nulisnya pasti kalimatnya muter2... Dan terakhir endingnya nggk tau ntah kemana...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih kak, semangat menulis semangat belajar bareng yaa! 💜

      Hapus
    2. aku bahkan gak tau ini disebut puisi atau curhatan 🤣

      Hapus

Posting Komentar