Peluang
Banyak peluang yang bisa di ambil dalam hidup ini, bagi seorang muslim setiap hembusan nafasnya menyimpan banyak peluang pahala. Hidup di bumi artinya kita ada di antara banyak manusia yang kemudian saling mengenal, bercengkrama, mengajari dan mencintai. Mereka semua adalah peluang, peluang kebaikan yang Allah hadirkan. Setiap peluang tentu saja perlu untuk di cermati, bukan di lihat sekilas lalu di abaikan.
Orang-orang yang mungkin pernah menyakiti mu adalah peluang pahala. Ketika kamu menjadi sabar karena perlakuannya, ketika kamu membalas setiap yang dia lakukan dengan kebaikan, ketika kamu ikhlas.
Orang-orang yang mencintai mu adalah peluang pahala. Ketika kamu menjadi bersyukur karena hadirnya, berdoa untuk kebaikannya, menghargainya, berlaku baik kepada nya.
Orang-orang yang pergi dari hidupmu menjadikanmu insan yang tak lagi terikat dengan manusia. Menjadikan mu manusia yang legowo karena ikut aturan Tuhan. Cukup lisan berucap Innalillahi wa innalillahi roji'un maka tenanglah segala resah, karena semua dari Allah dan semua akan kembali kepadaNya.
Seorang muslim mampu melihat kebaikan dalam hal yang sepertinya sangat buruk. Jika di sakiti dia lantas bertanya kepada dirinya sendiri "Apa balasan terbaik untuk orang yang menyakiti adalah balik menyakiti?"
Ketika di uji lantas dia berkata "Terserah Allah mau menguji lewat pintu apa saja"
Ketika ada yang memuji dia tak lantas berbangga dengan dirinya sendiri, dia berkata "Ini adalah karunia Allah". Dia sibuk melihat apa yang Allah tutupi, dia sama sekali tidak menjadi tinggi.
Dari Shuhaib, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
عَجَبًا لأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ وَلَيْسَ ذَاكَ لأَحَدٍ إِلاَّ لِلْمُؤْمِنِ إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ
“Sungguh menakjubkan keadaan seorang mukmin. Seluruhnya urusannya itu baik. Ini tidaklah didapati kecuali pada seorang mukmin. Jika mendapatkan kesenangan, maka ia bersyukur. Itu baik baginya. Jika mendapatkan kesusahan, maka ia bersabar. Itu pun baik baginya.” (HR. Muslim, no. 2999).
Komentar
Posting Komentar